Sistem pengisian tepung otomatis berbasis sensor optik banyak digunakan dalam industri pengolahan tepung karena kemampuannya dalam meningkatkan efisiensi dan konsistensi produksi. Namun, lingkungan produksi yang berdebu berpotensi menurunkan kinerja sensor dan keandalan sistem. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kontaminasi debu terhadap akurasi dan repeatabilitas sistem pengisian tepung otomatis pada mesin Automatic Spacfill. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen langsung di lingkungan industri dengan membandingkan performa sistem pada kondisi mesin bersih dan kotor. Pengujian dilakukan pada beberapa variasi tinggi awal tepung dengan tiga kali pengulangan, kemudian dianalisis menggunakan parameter akurasi, repeatability, dan standar deviasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi mesin bersih menghasilkan akurasi pengisian yang lebih tinggi dan kinerja yang lebih stabil, dengan akurasi keseluruhan mencapai 99,32%, sedangkan pada kondisi mesin kotor akurasi menurun menjadi 93,24% disertai fluktuasi hasil pengisian yang lebih besar. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kontaminasi debu berpengaruh signifikan terhadap kinerja sistem, sehingga diperlukan pemeliharaan dan mitigasi debu untuk menjaga keandalan sistem pengisian otomatis.
Copyrights © 2026