Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan proses resiliensi pada atlet voli yang mengalami cedera Brachial Plexsus Injury (BPI). Cedera ini menyebabkan gangguan fungsi motorik yang signifikan dan berdampak besar terhadap identitas serta kehidupan atlet pascakecalakaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif Studi Kasus dengan subjek seorang atlet voli pria berusia 26 tahun. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara daring dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan pendekatan narrative inquiry. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa resiliensi di bangun melalui beberapa aspek, yaitu: (1) dukungan sosial; (2) ststegi koping; (3) motivasi dan tujuan hidup; (4) keyakinan dan spiritualitas; (5) pencapaian resiliensi. Proses resiliensi tidak hanya ditandai oleh pemulihan fisik, tetapi juga proses membentuk Kembali makna hidup secara holistik setelah cedera. Temuan ini di harapkan dapat menjadi refrensi dalam membangun pendekatan rehabilitasi psikologis bagi para atlet yang sedang mengalami cedera serius.
Copyrights © 2025