Menurut data dari Perpustakaan Nasional, Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) nasionaltahun 2024 mencapai 73,52, meningkat dari 69,42 pada tahun sebelumnya. Kabupaten Wonosobobahkan mencatat skor 74,65. Namun, capaian tersebut belum sepenuhnya berdampak di tingkat desa.Di Desa Kalimendong, kondisi literasi masih memprihatinkan karena belum tersedia fasilitasperpustakaan desa sebagai penunjang kegiatan literasi. Perpustakaan memiliki fungsi sebagai pusatpengetahuan yang berperan penting dalam mendukung pendidikan, pengembangan budaya, danliterasi masyarakat. Melalui KKN Literasi di Desa Kalimendong, mahasiswa Universitas JenderalSoedirman berupaya menumbuhkan budaya literasi dengan pendataan, pengelolaan, dan layananperpustakaan, serta program pemanfaatan buku seperti bacakan saya buku, membaca nyaring, cerdasmengulas buku, proyek berbasis bacaan, dan apresiasi literasi tingkat desa. Melalui kegiatan tersebut,perpustakaan sebagai pondasi dalam menciptakan budaya literasi, dapat berjalan dengan optimal.Program kerja KKN dengan fokus pemanfaatan buku bacaan dapat terlaksana dan masyarakat jugaturut kontribusi dengan berpartisipasi aktif dalam setiap kegiatan
Copyrights © 2025