Program sosialisasi kerajinan berbahan bubur kertas limbah bertujuan menumbuhkan kesadaran siswa sejak dini tentang pentingnya pemanfaatan limbah sebagai bahan baku bernilai ekonomis. Kertas bekas yang umumnya dibuang ternyata berpotensi diolah menjadi produk kreatif seperti dekorasi, alat tulis, maupun kerajinan lainnya. Kegiatan ini dilaksanakan di The Griya Lombok, sebuah UKM berpengalaman dan dikenal luas dalam mengolah kertas bekas. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan, praktik langsung, pendampingan, serta diskusi kelompok (FGD). Selain itu, evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pra dan pasca kegiatan dengan skala Likert untuk mengukur tingkat kesadaran siswa. Hasil program menunjukkan kegiatan berjalan sangat baik. Pemahaman siswa terhadap empat variabel yang dinilai meningkat signifikan dengan rata-rata kenaikan sebesar 115,07%. Peningkatan tertinggi terdapat pada keterampilan membuat produk dari limbah kertas (168,42%), sedangkan yang terendah pada pemahaman nilai ekonomis limbah kertas (87,5%)
Copyrights © 2026