Penelitian ini mengkaji pengaruh substitusi semen menggunakan Fly Ash Bottom Ash (FABA) dari PLTU Tenayan yang dikombinasikan dengan slurry limestone dari Rokan Hulu terhadap kuat tekan bata paving. Tujuan penelitian adalah mengevaluasi kinerja mekanik, menentukan komposisi optimum, serta menganalisis mekanisme kimia berdasarkan SNI 03-0691-1996. Metode yang digunakan adalah eksperimen laboratorium dengan tiga variasi campuran yaitu K-0 (kontrol), K-1 (25% FABA + slurry limestone), dan K-2 (50% FABA + slurry limestone). Pengujian kuat tekan dilakukan pada umur 28 hari menggunakan Compression Testing Machine. Hasil penelitian menunjukkan bahwa K-1 menghasilkan kuat tekan tertinggi sebesar 10,36 MPa dan telah memenuhi SNI Mutu D (≥10 MPa), sedangkan K-0 dan K-2 masing-masing sebesar 4,85 MPa dan 9,54 MPa. Peningkatan kuat tekan pada K-1 disebabkan oleh reaksi pozzolanik antara SiO₂ FABA dan Ca(OH)₂ hasil hidrasi semen, serta kontribusi ion Ca²⁺ dari slurry limestone yang mempercepat pembentukan C-S-H dan meningkatkan densitas matriks beton. Pada K-2, penurunan kuat tekan terjadi akibat berkurangnya ketersediaan Ca(OH)₂ sehingga reaksi pozzolanik tidak optimal. Kesimpulannya, sistem ikat hibrida FABA dan slurry limestone efektif sebagai substitusi parsial semen dalam produksi bata paving ramah lingkungan. Selain meningkatkan performa teknis, penelitian ini juga memberikan kontribusi dalam pemanfaatan limbah industri dan pengurangan penggunaan semen.
Copyrights © 2026