Persaingan bisnis yang semakin ketat menuntut usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memiliki sistem pengukuran kinerja yang mampu mengevaluasi kinerja organisasi secara komprehensif. UMKM Agung Jaya Petis Udang mengalami penurunan Net Profit Margin (NPM) dari 35,23% pada tahun 2023 menjadi 32,36% pada tahun 2025, sementara evaluasi kinerja yang dilakukan masih berfokus pada aspek keuangan sehingga belum mampu menggambarkan kondisi usaha secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan menyusun model pengukuran kinerja, mengukur dan menganalisis kinerja UMKM Agung Jaya berdasarkan empat perspektif Balanced Scorecard, serta merumuskan rekomendasi strategi perbaikan kinerja. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan penyebaran kuesioner kepada 35 responden yang terdiri atas pihak internal perusahaan dan pelanggan. Instrumen penelitian diuji menggunakan uji validitas dan reliabilitas dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh item pernyataan dinyatakan valid dengan nilai koefisien korelasi lebih besar dari r-tabel (0,333), sedangkan nilai Cronbach’s Alpha pada perspektif keuangan, pelanggan, proses bisnis internal, dan pembelajaran serta pertumbuhan masing-masing sebesar 0,783; 0,729; 0,660; dan 0,673 yang menunjukkan instrumen reliabel. Analisis Balanced Scorecard menunjukkan bahwa kinerja UMKM Agung Jaya secara umum berada pada kategori baik hingga sangat baik, namun masih ditemukan beberapa permasalahan berupa penurunan profitabilitas, keterbatasan inovasi produk, dan perlunya peningkatan kompetensi sumber daya manusia. Berdasarkan hasil penelitian, Balanced Scorecard terbukti mampu memberikan gambaran kinerja yang lebih komprehensif dibandingkan pengukuran keuangan semata. Rekomendasi yang diberikan meliputi peningkatan efisiensi biaya operasional, pengembangan inovasi produk, peningkatan kualitas proses bisnis internal, serta pelaksanaan program pelatihan karyawan secara berkelanjutan. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan Balanced Scorecard dapat menjadi alat manajemen strategis yang efektif dalam mendukung peningkatan daya saing dan keberlanjutan UMKM.
Copyrights © 2025