Dalam era digital yang serba cepat, isu negatif dapat menyebar luas dan memengaruhi citra pemerintah dalam waktu singkat. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi dan taktik komunikasi Tim Komunikasi Kepresidenan dalam menangani isu negatif terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta mengukur efektivitasnya dalam mengelola opini publik. Metode yang digunakan adalah analisis konten kualitatif terhadap unggahan feed, reels, dan komentar pada akun Instagram @pco.ri selama periode JanuariāMei 2025. Unit analisis mencakup seluruh konten dan respons publik terkait MBG, dengan pertimbangan bahwa program mulai dijalankan pada tahun 2025. Hasil penelitian menunjukkan sentimen publik didominasi oleh nada netral (48%), diikuti sentimen positif (36%) dan negatif (16%). Temuan juga mengindikasikan bahwa komunikasi Tim Komunikasi Kepresidenan melalui akun @pco.ri belum cukup responsif, terutama terhadap komentar bernada negatif, sehingga program MBG masih memicu reaksi kritis dari masyarakat.Penelitian ini berkontribusi pada kajian monitoring komunikasi krisis pemerintahan Prabowo melalui media sosial. Kesimpulannya, program MBG perlu dievaluasi mengingat munculnya berbagai permasalahan dan kontroversi. Peningkatan interaksi dan responsivitas komunikasi pemerintah di media sosial menjadi penting untuk membangun hubungan yang lebih baik dengan masyarakat serta memperkuat citra positif program.
Copyrights © 2026