Koperasi pertanian merupakan instrumen vital dalam mengeskalasi kemajuan kegiatan produksi pertanian dan penguatan struktur ekonomi di Indonesia sebagai negara agraris. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kompleksitas akar kebangkrutan koperasi yang telah berhenti beroperasi, guna merumuskan strategi yang dapat meningkatkan efektivitas koperasi baru dalam memperkuat ekonomi lokal petani. Penulis menggunakan jenis metode penelitian kualitatif studi kasus. Sumber data penelitian diperoleh dari data primer yaitu data yang dikumpulkan langsung oleh peneliti di lapangan melalui teknik wawancara mendalam berbentuk wawancara semi terstruktur dan data sekunder berupa publikasi ilmiah yang digunakan sebagai dasar dan pendukung hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem tata kelola dan kualitas pengurus memiliki peran krusial dalam menentukan keberlanjutan koperasi. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dalam memperluas pemahaman mengenai pengelolaan koperasi berbasis analisis akar masalah. Temuan yang dihasilkan juga menawarkan rekomendasi berbasis partisipasi yang dapat dijadikan acuan oleh pemangku kepentingan dalam merumuskan strategi pengembangan koperasi pertanian yang berkelanjutan serta berkontribusi terhadap penguatan perekonomian nasional.
Copyrights © 2026