Tumbuhan pangan liar merupakan sumber daya hayati yang berperan penting dalam diversifikasi pangan dan ketahanan pangan masyarakat lokal. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi diversitas, status konservasi, dan nilai etnobotani tumbuhan pangan liar di Kecamatan Alor Barat Laut. Penelitian dilaksanakan pada April–Agustus 2025 di Desa Otvai, Bampalola, dan Alila Selatan menggunakan metode deskriptif eksploratif melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan analisis Index of Cultural Significance (ICS). Hasil penelitian mengidentifikasi 19 spesies tumbuhan pangan liar yang tergolong dalam 15 famili, dengan famili Dioscoreaceae sebagai famili dominan. Berdasarkan status konservasi, 74% spesies berstatus Least Concern, 21% Not Evaluated, dan 5% Not Threatened. Nilai ICS berkisar antara 4,5–8, dengan nilai tertinggi pada ubi uwi ungu (Dioscorea alata). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tumbuhan pangan liar masih berperan penting dalam pemenuhan pangan masyarakat, namun pemanfaatannya cenderung menurun sehingga diperlukan upaya konservasi dan pelestarian pengetahuan etnobotani lokal.Kata kunci: Inventarisasi, Tumbuhan Pangan Liar, Etnobotani, Konservasi, ICS.
Copyrights © 2026