Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kontaminasi mikroba pada ikan segar yang dijual di Pasar Oeba, Kota Kupang, menggunakan metode Total Plate Count (TPC) dan menganalisis perbedaan signifikan antar jenis ikan dengan pendekatan statistik inferensial One-Way ANOVA. Sampel penelitian terdiri dari 45 sampel ikan yang dibagi menjadi 3 jenis (ikan kakap, ikan tenggiri, dan ikan kembung), masing-masing 15 sampel dari berbagai pedagang. Pengujian TPC dilakukan dengan menggunakan media Plate Count Agar (PCA) dan inkubasi pada suhu 37°C selama 24 jam. Data hasil TPC dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif, One-Way ANOVA, dan uji lanjut Tukey HSD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata jumlah mikroba pada ikan kakap adalah 5.48 × 10⁵ CFU/g, ikan tenggiri 7.23 × 10⁵ CFU/g, dan ikan kembung 6.85 × 10⁵ CFU/g. Analisis One-Way ANOVA menunjukkan terdapat perbedaan signifikan dalam tingkat kontaminasi mikroba antar jenis ikan (p = 0,0234 < 0,05). Uji Tukey HSD mengungkapkan perbedaan signifikan terletak antara ikan kakap dan ikan tenggiri. Simpulannya, tingkat kontaminasi mikroba pada ketiga jenis ikan melampaui standar yang ditetapkan oleh BPOM (maksimal 5 × 10⁵ CFU/g), menunjukkan urgensi peningkatan praktik sanitasi dan penanganan ikan di Pasar Oeba.
Copyrights © 2025