Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh investasi hijau dan pengungkapan emisi karbon terhadap tingkat profitabilitas perusahaan sektor manufaktur yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020–2024. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif melalui pemanfaatan data panel, yang diperoleh dari laporan tahunan, laporan keberlanjutan, serta laporan keuangan perusahaan. Objek penelitian meliputi 30 perusahaan manufaktur yang dipilih menggunakan metode purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu. Profitabilitas perusahaan diukur menggunakan Return on Equity (ROE), green investment diproksikan melalui peringkat PROPER, sedangkan carbon emission disclosure diukur menggunakan indeks Carbon Disclosure Project (CDP). Teknik analisis yang diterapkan adalah analisis regresi berbasis data panel, dengan Random Effect Model (REM) sebagai model estimasi yang paling sesuai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa green investment dan carbon emission disclosure tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap profitabilitas perusahaan, baik secara parsial maupun simultan. Temuan ini mengindikasikan bahwa praktik keberlanjutan pada perusahaan manufaktur di Indonesia belum diimplementasikan secara optimal sebagai bagian dari strategi peningkatan kinerja keuangan perusahaan.
Copyrights © 2026