Penelitian ini bertujuan untuk menentukan distribusi vertikal dan status N, P, dan K dalam profil tanah perkebunan kelapa sawit skala kecil di Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Penelitian ini dilakukan di tiga desa yaitu Raja Tengah, Balai Kasih, dan Parit Bindu menggunakan metode survei deskriptif. Dua lubang profil tanah dibuat di setiap desa, dan sampel tanah dikumpulkan pada tiga kedalaman (0–20, 20–40, dan 40–60 cm), menghasilkan total 18 sampel. Sampel dianalisis menggunakan metode Kjeldahl untuk N, Bray II untuk P, dan ekstraksi NH4OAc pH 7 untuk K, kemudian dibandingkan dengan kriteria nutrisi tanah Lembaga Penelitian Tanah Indonesia (2005). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan N secara konsisten menurun seiring kedalaman di semua lokasi (0,07–0,33%), sedangkan P (<0,01–22,02 ppm) dan K (0,07–0,88 me/100 g) sangat bervariasi di antara lokasi dan kedalaman. Raja Tengah dan Parit Bindu didominasi oleh status N rendah, P sangat rendah, dan K sangat rendah, sedangkan Balai Kasih didominasi oleh status N rendah, P sedang, dan K sedang hingga tinggi. Perbedaan antar lokasi dikaitkan dengan topografi, drainase, dan bahan induk tanah. Disimpulkan bahwa pengelolaan pupuk pada lahan kelapa sawit skala kecil di Kabupaten Kuala harus spesifik lokasi dan berdasarkan analisis profil tanah, bukan praktik seragam berdasarkan pengalaman.
Copyrights © 2026