PT.XYZ menggunakan mesin Hammer mill crusher untuk menghaluskan material oversize. Permasalahan utama yang terjadi ialah tingginya downtime akibat masuknya material non-produk, dengan rata-rata 45 jam per bulan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas penambahan screening system menggunakan metode PDCA dan FMEA. Hasil analisis PDCA menunjukkan bahwa pemasangan screening system menurunkan downtime menjadi 21 jam per bulan, sehingga efektivitas meningkat meskipun target zero downtime belum tercapai. Analisis FMEA selanjutnya mengidentifikasi lima faktor utama penyebab kegagalan pasca pemasangan, yaitu manusia, mesin, metode, material, dan lingkungan. Nilai RPN tertinggi sebesar 210 terdapat pada faktor manusia yang berkaitan dengan kedisiplinan cleaning dan inspeksi. Dengan demikian, penambahan screening system dinilai efektif menekan downtime, namun tetap diperlukan peningkatan disiplin operator, pemeliharaan preventif, dan pengendalian lingkungan kerja agar kinerja mesin lebih optimal dan berkelanjut, Mesin Penghancur, Sistem Penyaringan, PDCA, FMEA, Waktu Henti.
Copyrights © 2025