Penelitian bertujuan untuk menganalisis potensi risiko keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di PT Ravana Jaya dengan pendekatan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan Fault Tree Analysis (FTA). Terdapat tujuh potensi bahaya yang teridentifikasi di lingkungan kerja, yaitu: tersandung material, terkena percikan gram atau api las, terpapar bahan kimia, kaki tertancap gram sisa material, terkena part bersuhu tinggi, tersandung kabel, dan terjepit plat material. Melalui penerapan metode FMEA, dilakukan penilaian tingkat keparahan, kemungkinan kejadian, dan deteksi dari setiap risiko untuk menentukan prioritas penanganan. Hasil analisis menunjukkan bahwa risiko dominan dan sering terjadi adalah paparan bahan kimia. Selanjutnya, analisis menggunakan FTA mengungkapkan bahwa penyebab utama dari risiko ini meliputi kurangnya pengetahuan mengenai bahaya bahan kimia, ketidakpatuhan terhadap penggunaan alat pelindung diri (APD), kurangnya sirkulasi udara,, serta rendahnya kesadaran dalam mematuhi standar operasional prosedur (SOP). Ini menjadi dasar penting dalam merumuskan strategi mitigasi risiko K3 guna meningkatkan keselamatan kerja di lingkungan perusahaan. Kata Kunci: K3, FMEA, FTA, risiko kerja, bahan kimia, PT Ravana Jaya
Copyrights © 2025