Fragmentasi data menjadi hambatan serius dalam tata kelola pariwisata berbasis komunitas yang memiliki banyak operator mandiri, seperti di Kampung Wisata Purbayan. Ketiadaan integrasi data membuat pengelola kesulitan memetakan demografi wisatawan untuk keperluan strategis. Penelitian ini merespons masalah tersebut dengan membangun Visitor Management System (VMS) melalui pendekatan Design Science Research Methodology (DSRM). Pengembangan sistem menempuh siklus DSRM secara utuh, mencakup identifikasi masalah, penetapan tujuan, perancangan, demonstrasi, evaluasi, hingga komunikasi hasil. Solusi yang ditawarkan menerapkan mekanisme hak akses hibrida; operator dapat mencatat data secara otonom, sementara pengelola tetap memperoleh analitik terpusat tanpa melanggar privasi usaha. Temuan pengujian memperlihatkan sistem berhasil merekam kunjungan secara konsisten, memvisualisasikan peta sebaran berbasis GeoJSON, serta menyajikan statistik tren yang akurat. Pendekatan partisipatif berbasis operator ini terbukti lebih efektif dalam merekonstruksi pola kunjungan dibandingkan metode pemindaian mandiri oleh wisatawan.
Copyrights © 2025