Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menguji sistem peringatan dini blindspot forklift berbasis Internet of Things (IoT) untuk meningkatkan keselamatan kerja di lingkungan industri manufaktur. Latar belakang penelitian didasarkan pada masih tingginya potensi bahaya dan kejadian near miss yang berkaitan dengan operasional forklift, khususnya pada area blindspot yang tidak terjangkau pandangan operator. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) yang meliputi tahapan perancangan, implementasi, dan pengujian sistem di PT Futaba Industrial Indonesia. Sistem yang dikembangkan mengintegrasikan sensor ultrasonik HC-SR04 sebagai pendeteksi jarak, mikrokontroler ESP32 sebagai pengolah data dan pengendali sistem, buzzer sebagai alarm lokal, serta Telegram Bot API sebagai media notifikasi real-time. Pengujian dilakukan untuk menilai akurasi pembacaan sensor, respon alarm buzzer berdasarkan interval jarak, serta kecepatan pengiriman notifikasi Telegram. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sensor ultrasonik memiliki rata-rata error sebesar 0,71%, buzzer mampu memberikan peringatan bertingkat sesuai kedekatan objek, dan notifikasi Telegram memiliki rata-rata delay sekitar 3 detik yang masih dalam batas waktu respon yang dapat diterima untuk sistem peringatan dini. Temuan ini mengindikasikan bahwa sistem yang dikembangkan berfungsi secara andal dalam mendeteksi objek pada area blindspot forklift dan memberikan peringatan cepat kepada operator maupun petugas keselamatan. Dengan demikian, sistem peringatan dini berbasis IoT ini berpotensi menjadi lapisan pengendalian risiko tambahan yang efektif untuk mendukung upaya pencegahan kecelakaan kerja di area operasional forklift. Kata Kunci: Internet of Things, ESP32, Forklift, Titik Buta, Sensor Ultrasonik, Bot Telegram, Keselamatan Kerja
Copyrights © 2026