Laboratorium komputer merupakan salah satu sarana pendukung pembelajaran jaringan komputer yang memerlukan perancangan infrastruktur jaringan secara tepat agar proses praktikum dapat berjalan secara efektif. Sebelum implementasi dilakukan pada perangkat fisik, diperlukan media simulasi untuk meminimalkan kesalahan konfigurasi serta mengevaluasi rancangan jaringan yang akan diterapkan. Penelitian ini bertujuan merancang jaringan client–server menggunakan Cisco Packet Tracer sebagai media simulasi pada Laboratorium SMK Diponegoro Banyuputih. Metode penelitian yang digunakan adalah Network Development Life Cycle (NDLC) yang meliputi tahapan analysis, design, simulation, prototype implementation, monitoring, dan management. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rancangan jaringan dengan topologi star mampu menghubungkan 40 komputer siswa, 1 komputer guru, dan 1 server dalam satu jaringan lokal menggunakan skema pengalamatan 192.168.10.0/24. Layanan DHCP, DNS, dan HTTP berhasil dikonfigurasi dan berfungsi sesuai dengan kebutuhan jaringan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh perangkat memperoleh alamat IP secara otomatis, mampu melakukan komunikasi data melalui pengujian ping, serta berhasil mengakses layanan web menggunakan nama domain lokal. Berdasarkan hasil tersebut, rancangan jaringan yang diusulkan dinilai mampu memenuhi kebutuhan dasar infrastruktur jaringan laboratorium serta dapat digunakan sebagai media simulasi sebelum implementasi pada lingkungan nyata.
Copyrights © 2026