Industri tekstil Indonesia menghadapi tekanan kompetitif yang signifikan akibat masuknya produk impor murah, fluktuasi harga bahan baku, serta perubahan preferensi konsumen global. PT Indorama Teknologies Complex Tbk, sebagai bagian dari Indorama Ventures dan produsen polyester terintegrasi di Indonesia, perlu melakukan evaluasi strategis untuk mempertahankan dan memperkuat daya saingnya. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor strategis internal dan eksternal, menentukan posisi strategis perusahaan, serta merumuskan strategi prioritas menggunakan pendekatan analisis SWOT. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan sumber data sekunder berupa laporan tahunan perusahaan, dokumen internal, serta literatur ilmiah terkait industri tekstil. Analisis dilakukan melalui penyusunan matriks IFAS dan EFAS, matriks SWOT, serta diagram kuadran untuk menentukan posisi strategis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan memiliki skor IFAS sebesar 2,77 dan skor EFAS sebesar 2,76 yang menempatkannya pada Kuadran I dengan strategi agresif (SO). Strategi prioritas yang direkomendasikan meliputi ekspansi pasar tekstil berkelanjutan, pengembangan produk daur ulang bernilai tinggi, dan penetrasi pasar ASEAN melalui perjanjian FTA.
Copyrights © 2026