Simpang tiga Panunggangan Kota Tangerang merupakan salah satu persimpangan yang terdampak dari meningkatnya mobilitas orang, barang, dan jasa serta pertumbuhan lalu lintas yang tinggi yang berakibat terjadinya kemacetan pada waktu-waktu tertentu. Penelitian di Simpang Tiga tak bersinyal Panunggangan dilakukan untuk mengetahui kondisi kinerja simpang dan mengatasi permasalahan yang terjadi. Parameter yang diukur adalah dengan melihat nilai kapasitas, derajat kejenuhan, tundaan, dan peluang antrian. Penelitian ini menggunakan data primer yang diambil dilokasi penelitian berupa data lalu lintas dan pengukuran geometrik simpang dan data sekundernya berupa data jumlah penduduk Kota Tangerang yang diperoleh dari BPS tahun 2024. Sementara analisis data penelitian ini berdasar pada Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan diketahui tingkat kejenuhan Dj sebesar 0,91, tundaan sebesar 15,95 det/skr, peluang antrian sebesar 33-66%, dan tingkat pelayanan simpang masuk kategori C. Untuk meningkatkan kinerja simpang dilakukan peningkatan pelayanan simpang dengan melakukan perbaikan kondisi geometrik simpang yakni menambah lebar jalan pendekat. Kata kunci: Simpang tiga, tak bersinyal, derajat kejenuhan, tingkat pelayanan
Copyrights © 2025