Penelitian ini dilakukan di PT XYZ dengan tujuan untuk mengkaji pengaruh kondisi geometri jalan terhadap kecepatan dan produktivitas alat angkut batubara, khususnya dump truck Mercedes Benz Euro4 Axor 2528. Evaluasi dilakukan terhadap kondisi jalan angkut yang tidak sesuai dengan standar Kepmen ESDM 1827K/2018 yang menyebabkan peningkatan waktu tempuh dan penurunan produktivitas. Penelitian ini mengidentifikasi beberapa masalah, seperti lebar jalan lurus dan tikungan yang tidak ideal, serta genangan air akibat cross fall yang tidak memenuhi standar. Dari hasil evaluasi, tidak ada satupun segmen jalan lurus dan tikungan yang memenuhi standar ideal, dan hanya 11 dari 13 segmen jalan yang memenuhi standar grade. Superelevasi dan cross slope juga tidak memenuhi standar yang ditetapkan. Setelah dilakukan perbaikan geometri jalan sesuai dengan standar Kepmen ESDM 1827K/2018, produktivitas alat angkut meningkat secara signifikan, dari 102.656,40 LCM/bulan menjadi 153.273,12 LCM/bulan untuk enam unit dump truck Mercedes Benz Euro4 Axor 2528. Analisis regresi menunjukkan bahwa kenaikan rimpull berbanding terbalik dengan kecepatan alat angkut, dan peningkatan kecepatan berbanding terbalik dengan waktu tempuh. Hasil penelitian ini menunjukkan pentingnya perbaikan geometri jalan angkut untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas operasi penambangan batubara. Perbaikan tersebut diharapkan dapat mengurangi waktu tempuh, meningkatkan kecepatan alat angkut, dan akhirnya meningkatkan efektivitas operasi pengangkutan di PT XYZ.
Copyrights © 2025