terhadap aspek operasional manajemen Lembaga Pendidikan Keterampilan Jasa melalui adopsi dan implementasi sistem otomasi administrasi digital. Sebagai lembaga pendidikan non-formal sektor jasa, beban kerja dengan administrasi secara konvensional seringkali mengurangi alokasi waktu produktif, sehingga instruktur dan manajemen tersita waktunya dalam pengembangan kompetensi inti organisasi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan simulasi data operasional sebelum dan sesudah menerapkan proses berbasis digital. Parameter utama yang diukur meliputi waktu penjadwalan kelas, pencatatan absensi, pemantauan progres belajar, serta rekapitulasi administrasi keuangan operasional harian dan bulanan. Hasil analisis menunjukkan terjadinya reduksi alokasi waktu kerja operasional manajemen secara signifikan dari total 47 jam per bulan menjadi hanya 4,5 jam per bulan, atau mencatatkan tingkat efisiensi sebesar 90,4%. Implikasi manajerial dari penghematan waktu ini dibahas dalam kerangka peningkatan produktivitas kerja karyawan, optimalisasi layanan pelanggan. Hal ini pun meningkatkan kemampuan akselerasi strategis organisasi, dan yang lebih pentingnya adalah tanpa memerlukan tambahan biaya tenaga kerja langsung (labor cost). Penelitian ini memberikan kontribusi taktis bagi pengusaha UMKM sektor jasa pendidikan non-formal dalam mengadopsi teknologi digital berskala mikro secara mandiri dan berbiaya rendah. Kata kunci: Efisiensi Operasional, Man-Hours, Otomasi Administrasi, Manajemen UMKM, Pendidikan Non-Formal.
Copyrights © 2026