Abstract. Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in the culinary coffee sector face increasing competition, particularly in tourism-based regions, requiring adaptive and consumer-oriented marketing strategies. This study aims to analyze the marketing management strategy of Kopi Berjamin MSME in Bukittinggi City using a qualitative case study approach. The study is grounded in the assumption that integrating SWOT analysis with the Marketing Mix framework can produce more effective and operational marketing strategies. Data were collected through in-depth interviews, field observations, and documentation involving the business owner, employees, and customers. Data were analyzed descriptively through data reduction, data display, conclusion drawing, and SWOT analysis integrated with the Marketing Mix. The findings reveal that Kopi Berjamin’s competitive strengths lie in its distinctive coffee flavor, affordable pricing, strategic location, and friendly service, which contribute to customer satisfaction and loyalty. However, limited product variety, simple physical facilities, and underutilized digital marketing remain key weaknesses. Market opportunities are driven by coffee consumption trends and tourism activities, while competition, weather conditions, and academic holiday periods pose significant challenges. The study recommends strengthening digital marketing, product innovation, competitiveness and sustainability of local coffee. Abstrak. Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sektor kuliner kopi menghadapi persaingan yang semakin ketat, terutama di daerah wisata, sehingga memerlukan strategi manajemen pemasaran yang adaptif dan berorientasi pada kebutuhan konsumen. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi manajemen pemasaran UMKM Kopi Berjamin di Kota Bukittinggi menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan pemilik, karyawan, dan konsumen. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, kemudian dipadukan dengan analisis SWOT dan diintegrasikan dengan konsep bauran pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan utama Kopi Berjamin terletak pada cita rasa kopi yang khas dan konsisten, harga yang terjangkau, lokasi usaha yang strategis, serta pelayanan yang ramah sehingga mampu meningkatkan kepuasan dan loyalitas konsumen. Adapun kelemahan yang ditemukan meliputi keterbatasan variasi menu, fasilitas lapak yang sederhana, dan promosi digital yang belum optimal. Peluang usaha didukung oleh budaya konsumsi kopi dan aktivitas pariwisata, sedangkan ancaman berasal dari persaingan usaha, kondisi cuaca, dan masa libur akademik. Penelitian ini merekomendasikan optimalisasi promosi digital, inovasi produk, dan peningkatan pengalaman konsumen untuk memperkuat daya saing serta keberlanjutan UMKM kopi lokal.
Copyrights © 2026