Jl. Terusan Ryacudu, lokasi kampus institute Teknologi Sumatera (ITERA), merupakan jalan provinsi dengan fungsi arteri primer kelas II dengan lebar jalur 7 meter. Jalan ini memiliki volume lalu mobilitas mahasiswa ITERA serta gerbang tol Trans Sumatera (JTTS). Selain Sebagai akses utama dari JTTS ke Kota Bandar Lampung dan bagi mahasiswa dari/ke Desa Way Huwi, jalan ini juga dimanfaatkan masyarakat untuk aktivitas seperti jogging, berjualan, dan interaksi sosial lainnya. Namun, penataan lanskap jalan di kawasan seberang kampus ITERA belum memadai. Terdapat kekurangan fasilitas seperti trotoar, jalur sepeda, street furniture, penataan tanaman median yang rapi, serta penyeberangan pejalan kaki yang aman. Kondisi ini tidak sesuai dengan standar nasional, yang menuntut lingkungan jalan yang indah, nyaman, dan aman bagi semua pengguna. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan perancangan yang menyeimbangkan fungsi mobilitas dengan keselamatan dan keberlanjutan. Pendekatan complete street menjadi solusi tepat karena mengedepankan ruang jalan yang aman dan nyaman bagi pejalan kaki, pesepeda, pengguna transportasi umum, serta kendaraan pribadi. Penerapan konsep complete street pada lanskap Jl. Terusan Ryacudu diharapkan menghasilkan koridor jalan terpadu, ramah lingkungan, estetis, dan efisien.
Copyrights © 2026