Penelitian ini bertujuan menganalisis permasalahan struktur jaringan distribusi serta merancang alternatif model distribusi yang lebih efektif dalam mendukung supply chain management pada PT Ritel Nusantara Digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui identifikasi kondisi eksisting, pemetaan permasalahan operasional, perancangan alternatif jaringan distribusi, dan simulasi evaluasi kinerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur distribusi eksisting masih menghadapi beberapa kendala, yaitu lead time pengiriman yang relatif panjang, ketidakseimbangan persediaan antarwilayah, keterlambatan sinkronisasi data stok antar kanal, serta tingginya biaya distribusi. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini mengusulkan model hybrid distribution network yang mengintegrasikan central distribution center, regional distribution center, dan store-based fulfillment. Hasil simulasi menunjukkan adanya potensi peningkatan kinerja operasional, ditandai dengan penurunan rata-rata lead time pengiriman dari 4,2 hari menjadi 2,8 hari, peningkatan tingkat ketersediaan produk dari 86% menjadi 94%, peningkatan order fulfillment rate dari 88% menjadi 95%, kenaikan inventory turnover dari 5,1 kali menjadi 6,7 kali per tahun, serta penurunan biaya distribusi terhadap penjualan dari 11,8% menjadi 9,6%. Penelitian ini menegaskan bahwa efektivitas strategi omnichannel sangat ditentukan oleh integrasi proses distribusi, visibilitas persediaan secara real-time, dan kemampuan alokasi stok yang adaptif.
Copyrights © 2026