Dukungan keluarga sangat esensial dalam manajemen pencegahan diabetes melitus guna mengurangi risiko komplikasi. Self care activity pada diabetes mengacu pada serangkaian upaya untuk membantu mengontrol kadar gula darah, sehingga pasien dapat mencapai kondisi kesehatan yang lebih optimal. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi korelasi antara tingkat pemahaman mengenai self care activity dengan pasien diabetes melitus di Puskesmas Licin. Investigasi ini mengaplikasikan pendekatan kuantitatif dengan rancangan deskriptif korelatifmenggunakan metode cros sectional study. Populasi riset meliputi 96 responden, dengan 77 responden dipilih sebagai sampel. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara random sampling. Proses pengumpulan data memanfaatkan instrumen kuesioner, dan analisis statistik dilakukan menggunakan uji chi square.Temuan riset yang signifikan (nilai p=0,001) mengindikasikan keberadaan hubungan substansial antara dukungan keluarga dengan kepatuhan terhadap self care activity pada individu yang menderita diabetes melitus di Puskesmas Licin, Kabupaten Banyuwangi. Perilaku perawatan diri (self care) pada diabetes memegang peranan krusial, mencakup regulasi diet dan pola makan, pelaksanaan aktivitas fisik atau olahraga secara teratur, konsumsi obat secara rutin, pemeriksaan kadar glukosa darah, serta perawatan kaki secara periodik untuk mencapai luaran yang maksimal. Keterlibatan dukungan keluarga sangat diperlukan guna mengoptimalkan implementasi perilaku perawatan diri bagi pasien diabetes melitus.
Copyrights © 2026