Kelemahan pada salah satu sisi tubuh pasien strok perlu segera ditangani melalui latihan untuk mencegah komplikasi lebih lanjut, seperti atrofi dan kontraktur. Range of Motion (ROM) aktif merupakan salah satu intervensi yang dapat meningkatkan kekuatan otot. Laporan kasus ini bertujuan untuk mendeskripsikan asuhan keperawatan pada pasien strok hemoragik dengan diagnosis gangguan mobilitas fisik melalui latihan penguatan sendi (ROM aktif). Metode yang digunakan adalah pendekatan asuhan keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian adalah seorang laki-laki berusia 56 tahun yang dirawat dengan keluhan utama kelemahan pada sisi tubuh bagian kanan. Hasil pengkajian menunjukkan pasien dalam keadaan sadar penuh, namun kesulitan menggerakkan tangan dan kaki kanan. Pengukuran kekuatan otot dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan skala Medical Research Council (MRC) dengan rentang skor 0–5. Hasil pengkajian awal menunjukkan nilai kekuatan otot 3 untuk tangan kanan dan 2 untuk kaki kanan. Setelah diberikan latihan ROM aktif, kekuatan otot tangan kanan dan kaki kanan meningkat menjadi nilai 4.
Copyrights © 2026