Kesehatan mental mahasiswa menjadi isu penting dalam dunia pendidikan tinggi karena berkaitan erat dengan keberhasilan akademik, kualitas hidup, serta kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja. Mahasiswa rentan mengalami gangguan kesehatan mental akibat tekanan akademik, tuntutan sosial, masalah ekonomi, dan perubahan peran perkembangan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji tantangan utama dalam penanganan kesehatan mental di kalangan mahasiswa serta mengidentifikasi berbagai solusi yang dapat diterapkan oleh institusi pendidikan, tenaga kesehatan, dan mahasiswa itu sendiri. Metode yang digunakan adalah studi literatur terhadap berbagai sumber ilmiah nasional dan internasional yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa tantangan utama meliputi stigma terhadap gangguan mental, keterbatasan layanan kesehatan mental di perguruan tinggi, rendahnya literasi kesehatan mental, serta kurangnya dukungan sosial. Solusi yang dapat dilakukan antara lain penguatan layanan konseling kampus, peningkatan edukasi kesehatan mental, integrasi pendekatan promotif dan preventif, serta pemanfaatan teknologi digital. Kesimpulannya, penanganan kesehatan mental mahasiswa memerlukan pendekatan komprehensif dan kolaboratif untuk menciptakan lingkungan akademik yang sehat dan suportif.
Copyrights © 2026