Latar Belakang: Kecemasan merupakan kondisi fisiologis yang menimbulkan rasa tidak nyaman dan dapat muncul pada pasien yang akan menjalani tindakan pembedahan. Tingkat kecemasan pada pasien preoperasi sangat bervariasi, mulai dari ringan hingga panik dan apabila berada pada tingkat tinggi dapat menjadi respon maladaptif yang dapat mengganggu fungsi fisiologis serta konsentrasi pasien. Salah satu upaya untuk menurunkan kecemasan adalah melalui promosi kesehatan menggunakan media leaflet. Tujuan: Mengetahui efektivitas leaflet promosi kesehatan terhadap kecemasan pasien preoperasi laparotomi di rumah sakit. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan pendekatan pretest dan posttest, yang dilaksanakan di rumah sakit pada bulan Juni sampai dengan bulan juli terhadap 20 orang responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria pasien yang akan menjalani operasi laparatomi, pasien sadar penuh (composmentis) dan usia 20 tahun keatas. Kemudian data di analisis dengan analisis univariat dan bivariat dengan uji statistik Paired T-Tes (uji Berpasangan) dengan software computer. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan rerata tingkat kecemasan sebelum intervensi (39,6) dan sesudah intervensi (32,2), dengan nilai p = 0,000 (< 0,05). Saran: Penelitian selanjutnya disarankan untuk menggunakan jumlah sampel yang lebih besar dan melibatkan kelompok kontrol serta mengombinasikan media leaflet dengan metode edukasi lain, seperti konseling atau audiovisual, guna memperoleh hasil yang lebih komprehensif. Kata Kunci : Leaflet, Kecemasan, Laparatomi
Copyrights © 2026