This research aims to determine: (1) teachers' obstacles in implementing Kurikulum Merdeka in mathematics learning, (2) the efforts made by teachers in overcoming obstacles to implementing Kurikulum Merdeka in mathematics. This research as qualitative. Using interview and observation techniques to collect data. The subjects were representatives of class VII, VIII and IX teachers at pulic middle school in Samarinda. The results of this research show that: (1) teachers experience various obstacles in implementing Kurikulum Merdeka in mathematics learning, namely: (a) constructing teaching modules according to the characteristics of students, (b) determining Proyek Penguatan Profil Pancasila in accordance with the nature of Kurikulum Merdeka, (c) determining appropriate teaching materials, (d) analyzing learning outcomes, (e) understanding the characteristics of different students. (2) Teachers' efforts to overcome obstacles in implementing Kurikulum Merdeka in mathematics learning, namely: (a) teachers carry out diagnostic assessments in overcoming obstacles to adapting teaching materials, (b) teachers carry out learning evaluations and sharing in overcoming obstacles to analyze learning outcomes, (c) teachers carry out learning style assessments in overcoming obstacles to understanding the characteristics of different students. Keywords: Implementation, Kurikulum Merdeka, Mathematics Learning AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) hambatan guru dalam implementasi kurikulum merdeka pada pembelajaran matematika di SMP Negeri 1 Samarinda, (2) upaya yang dilakukan guru dalam mengatasi hambatan mengimplementasikan kurikulum merdeka pada pembelajaran matematika di SMP Negeri 1 Samarinda. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data didasarkan pada kehidupan nyata atau alamiah yang ada disajikan dalam bentuk naratif atau uraian. Pengambilan data penelitian ini dengan teknik wawancara dan observasi. Subjek yang digunakan pada penelitian ini adalah perwakilan guru kelas VII, VIII, dan IX SMP Negeri 1 Samarinda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) guru mengalami berbagai hambatan dalam implementasi kurikulum merdeka pada pembelajaran matematika di SMP Negeri 1 Samarinda, yaitu: (a) hambatan dalam menyusun modul ajar sesuai dengan karakteristik peserta didik, (b) hambatan dalam menentukan proyek profil penguatan pancasila sesuai dengan sifat kurikulum merdeka, (c) hambatan dalam menentukan materi ajar yang sesuai, (d) hambatan dalam menganalisis capaian pembelajaran, (e) hambatan dalam memahami karakteristik peserta didik yang berbeda-beda. (2) Upaya guru dalam mengatasi hambatan dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka pada pembelajaran matematika di SMP Negeri 1 Samarinda, yaitu: (a) guru melakukan assesmen diagnostik dalam mengatasi hambatan menyesuaikan materi ajar, (b) guru melakukan evaluasi pembelajaran dan sharing dalam mengatasi hambatan menganalisis capaian pembelajaran, (c) guru melakukan assesmen gaya belajar dalam mengatasi hambatan memahami karakteristik peserta didik yang berbeda-beda. Kata kunci: Implementasi, Kurikulum Merdeka, Pembelajaran Matematika
Copyrights © 2025