Air Susu Ibu (ASI) merupakan nutrisi terbaik bagi bayi dan berperan penting dalam menurunkan risiko penyakit serta kematian pada anak, terutama selama 1.000 hari pertama kehidupan (1.000 HPK). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keberhasilan pemberian ASI eksklusif pada baduta usia 6–24 bulan di Posyandu Kelurahan Bojong Baru. Desain penelitian menggunakan cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 121 responden yang diambil melalui teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang mencakup data identitas, karakteristik responden, riwayat pemberian ASI, pengetahuan tentang ASI, dan faktor stres. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 66,9% responden memberikan ASI eksklusif. Terdapat hubungan yang signifikan antara status ekonomi keluarga (p = 0,049), faktor stres (p = 0,012), status gizi (p = 0,042), dan pengetahuan ibu tentang ASI (p = 0,024) dengan keberhasilan pemberian ASI eksklusif, sedangkan pekerjaan ibu tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Disarankan agar ibu baduta agar mendapatkan dukungan emosional dari suami dan keluarga dalam mengendalikan stres, serta peningkatan edukasi dan informasi dari petugas kesehatan, keluarga, dan masyarakat.
Copyrights © 2026