Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran multimodal berbasis VAK (Visual, Auditory, Kinesthetic) dalam meningkatkan keterampilan menulis puisi peserta didik. Hal ini dilatarbelakangi pada kenyataan bahwa keterampilan menulis puisi masih tergolong rendah karena peserta didik cenderung mengalami kesulitan dalam menuangkan ide, gagasan, pikiran dan perasaan ke dalam bentuk tulisan yang terstruktur dan bermakna. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dan desain pretest-posttest control group. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes menulis puisi yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil analisis data menunjukkan nilai rata-rata pretest kelas eksperimen adalah 52,65 dan meningkat menjadi 81,48 pada posttest. Sedangkan pada kelas kontrol, nilai rata-rata pretest adalah 46,40 dan meningkat menjadi 71,17 pada posttest. Sementara itu, hasil analisis uji-t independent sampel test pada data N-Gain, diperoleh nilai signifikansi pada kolom sig. (2-tailed) sebesar 0,028. Sesuai dengan kriteria penerimaan hipotesis, dapat dikatakan bahwa nilai tersebut lebih kecil dari 0,05, artinya H0 ditolak dan H1 diterima. Hipotesis alternatif diterima, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran multimodal berbasis VAK terhadap peningkatan keterampilan menulis puisi peserta didik. Model pembelajaran multimodal berbasis VAK cukup efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis puisi, model ini membantu peserta didik dalam menyalurkan ide dan perasaan secara lebih kreatif karena pembelajaran mengakomodasi tiga gaya belajar utama, yaitu visual, auditory, dan kinesthetic. Kata kunci: Menulis puisi, Model pembelajaran Multimodal, Visual, Auditory, Kinesthetic.
Copyrights © 2026