Food waste masih menjadi permasalahan di Indonesia yang berdampak pada aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pengembangan Program Foodbank Lumbung Mataraman dalam mengurangi food waste serta meninjaunya dari perspektif ekonomi syariah. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pengelola program serta mitra distribusi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengembangan dilakukan melalui sosialisasi program, pemanfaatan media digital, perluasan kemitraan donor, serta rencana digitalisasi sistem donasi. Program ini mampu mengurangi food waste, mengoptimalkan pemanfaatan pangan surplus, dan meningkatkan kesadaran masyarakat meskipun menghadapi keterbatasan mitra donor, sifat pangan yang mudah rusak, serta koordinasi distribusi. Analisis SWOT menunjukkan strategi Strength–Opportunity (SO) paling sesuai. Ditinjau dari perspektif ekonomi syariah, program ini mencerminkan nilai pencegahan tabdzir, kemaslahatan, keadilan distribusi, dan maqashid syariah.
Copyrights © 2026