Permasalahan yang terjadi pada penyulang 20 kV adalah rendahnya tegangan pada sisi konsumen akhir yang melewati batas -10% terhadap tegangan nominal. Hal ini disebabkan oleh penggunaan konduktor AAAC dengan luas penampang 70 mm², panjang jaringan dan meningkatnya beban listrik konsumen. Solusinya adalah perlu dilakukan perbaikan drop voltage melalui uprating dan pembangunan penyulang 20 kV baru untuk pecah beban. Penelitian ini membahas tentang perbaikan drop voltage melalui uprating konduktor dan pembangunan penyulang 20 kV baru. Model ditetapkan sebagai sebuah jaringan sistem kelistrikan berupa single line diagram (SLD) 20 kV. Parameter yang ditetapkan: tegangan sistem, beban penyulang, panjang penyulang. ETAP 12.6.0 digunakan untuk simulasi perhitungan nilai drop voltage. Sebagai obyek penelitian ditentukan penyulang Camar GI 70/20 kV Binangga Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah yang mempunyai transformator kapasitas 10 MVA dan 30 MVA. Hasil menunjukkan bahwa ETAP 12.6.0 mampu digunakan untuk simulasi perbaikan drop voltage melalui uprating konduktor 70-240 mm² 68 kms dan pembangunan penyulang 20 kV 64,5 kms GI 70/20 kV. Hal ini dibuktikan dengan nilai tegangan ujung penyulang Camar yang semula 12,64 kV menjadi 18 kV. Kata kunci: Drop voltage, Uprating 70-240 mm², Pembangunan penyulang 20 kV, GI 70/20 kV.
Copyrights © 2026