Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola komunikasi masyarakat, termasuk dalam penyampaian dakwah Islam. Pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam perlu meningkatkan kapasitas sumber daya manusianya agar mampu memanfaatkan media digital sebagai sarana dakwah yang efektif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberdayakan santri melalui pelatihan multimedia untuk mengoptimalkan dakwah digital di Pondok Pesantren Riyadlul Qur'an Al-Azhar Ngajum, Kabupaten Malang. Metode yang digunakan adalah Asset Based Community Development (ABCD) yang dilaksanakan melalui tahapan identifikasi aset, analisis kebutuhan, perencanaan program, pelaksanaan pelatihan, dan evaluasi. Kegiatan diawali dengan workshop multimedia, dilanjutkan pelatihan selama empat kali pertemuan yang meliputi penggunaan aplikasi Canva untuk desain grafis dan CapCut untuk penyuntingan video, serta pendampingan dalam penyusunan proyek akhir berupa konten dakwah digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan santri dalam membuat poster dakwah, video pendek, dan konten media sosial yang layak dipublikasikan sebagai media dakwah digital pesantren. Selain meningkatkan kompetensi teknis, program ini juga menumbuhkan kreativitas, kepercayaan diri, kemampuan berkolaborasi, serta kesadaran santri akan pentingnya pemanfaatan teknologi digital dalam menyebarluaskan nilai-nilai Islam. Program ini membuktikan bahwa pelatihan multimedia berbasis pemberdayaan merupakan strategi yang efektif dalam memperkuat kapasitas santri sekaligus mendukung transformasi dakwah pesantren di era digital. Keberlanjutan program diharapkan dapat diwujudkan melalui pembentukan tim media pesantren dan penyelenggaraan pelatihan lanjutan secara berkala.
Copyrights © 2026