Konservasi keanekaragaman hayati dan ekosistem di kawasan Pulau Moyo, Satonda, dan sekitar Dompu memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan sumber daya alam. Melalui tinjauan literatur dari sepuluh studi yang dipilih, artikel ini mengidentifikasi pola keberhasilan dan tantangan dalam pengelolaan konservasi yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat lokal. Hasil analisis menunjukkan bahwa keberhasilan konservasi sangat dipengaruhi oleh tingkat partisipasi, dukungan sosial-ekonomi, dan keberdayaan masyarakat. Namun, masih terdapat kekurangan dalam pengembangan model konservasi yang inovatif dan berkelanjutan. Rencana riset selanjutnya direkomendasikan untuk fokus pada pembangunan model konservasi partisipatif yang inklusif dan adaptif berbasis masyarakat, dengan pendekatan multisektoral dan teknologi inovatif. Temuan ini diharapkan menjadi dasar pengembangan kebijakan konservasi berbasis masyarakat yang efektif dan berkelanjutan di kawasan tersebut.
Copyrights © 2025