Perubahan paradigma kehutanan di Indonesia yang mengarah pada sistem multiusaha berkelanjutan mendorong dibutuhkannya inovasi terutama dalam monitoring areal. PT. Gunung Raya Utama Timber Industries (GRUTI) sebagai pemegang izin PBPH, menghadapi tantangan monitoring akibat unit areal yang tersebar dan aktivitas masyarakat yang kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk membangun dan menguji aplikasi WebGis sebagai alat monitoring tersentralisasi yang mampu memantau perubahan lahan, realisasi pemanenan, serta kegiatan penanaman hutan dan kopi. Metode penelitian meliputi pengembangan aplikasi berbasis WebGis, pengumpulan data spasial dan non-spasial, uji kelayakan dan usability menggunakan System Usability Scale (SUS), serta pencapaian target produksi, penanaman hutan, dan penanaman kopi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa WebGis sangat layak untuk digunakan dengan nilai SUS sebesar 85,83. WebGis mampu memvisualisasikan okupasi lahan yang signifikan di areal konsesi dalam satu dekade serta memuat informasi realisasi pemanenan kayu, penanaman hutan dan penanaman kopi. Penggunaan WebGis menunjukkan bahwa sistem ini sangat valid, efektif, dan diterima pengguna, dimana informasi dapat berupa bottom up secara valid sehingga dapat menjadi bahan pertimbangan menyeluruh. WebGis terbukti menjadi solusi monitoring yang efisien dan terpusat dalam mendukung pengelolaan hutan yang adaptif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026