Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap dampak positif dan negatif dari penggunaan pinjaman online (pinjol) bagi pelaku usaha mikro di Desa Patas, Kecamatan Gerokgak. Pinjol yang berkembang pesat di Indonesia telah mempermudah akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, yang sulit memperoleh pinjaman dari lembaga perbankan konvensional. Studi ini menggunakan metode kualitatif dengan wawancara mendalam terhadap pelaku usaha mikro yang memanfaatkan pinjol untuk memenuhi kebutuhan modal usaha mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pinjol menawarkan kecepatan dan kemudahan dalam pencairan dana, yang mendukung kelancaran operasional usaha. Namun, terdapat risiko yang harus diwaspadai, seperti bunga yang tinggi dan biaya tersembunyi yang dapat memicu masalah keuangan. Kesadaran akan risiko ini masih rendah di kalangan pelaku usaha mikro, yang sering terjebak dalam siklus utang. Di sisi lain, akses cepat terhadap modal memungkinkan pelaku usaha untuk meningkatkan produktivitas dan memperluas usaha mereka, yang berpotensi berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal. Penelitian ini menyarankan perlunya peningkatan literasi keuangan bagi pelaku usaha mikro untuk meminimalkan risiko utang. Selain itu, diharapkan penyedia pinjaman online dapat mengembangkan produk yang lebih sesuai dan transparan bagi kebutuhan pelaku usaha mikro, sehingga kontribusi pinjol terhadap ekonomi desa dapat lebih optimal.
Copyrights © 2026