Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan tepung Lemna sp. hasil fermentasi ke dalam pakan terhadap performa pertumbuhan dan kelangsungan hidup benih ikan tawes (Barbonymus gonionotus). Metode yang digunakan adalah eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL), terdiri atas empat perlakuan pakan dengan penambahan tepung Lemna sp. terfermentasi (0%, 10%, 20%, dan 30%) masing-masing dengan empat ulangan. Fermentasi tepung Lemna sp. dilakukan untuk menurunkan serat kasar agar nutrisi lebih mudah dicerna ikan. Tepung Lemna difermentasi menggunakan EM4 dan molase (1:1) dalam air, lalu dicampur dengan perbandingan larutan dan tepung 3:10. Pakan uji dibuat dengan mencampur bahan secara homogen, ditambahkan air dan CMC, kemudian dicetak menjadi pelet dan dikeringkan menggunakan oven. Parameter yang diamati mencakup pertambahan panjang mutlak, pertambahan bobot mutlak, laju pertumbuhan spesifik (SGR), rasio konversi pakan (FCR), tingkat kelangsungan hidup (SR), serta kualitas air selama pemeliharaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan tepung Lemna sp. terfermentasi dosis 30% dalam pakan memberikan hasil terbaik terhadap pertumbuhan benih dan SR ikan tawes, dengan nilai pertumbuhan panjang mutlak sebesar (1,79±0,05cm), pertumbuhan bobot mutlak (49,33±0,54g), (SGR 2,96±0,03%), FCR (1,13±0,07%), dan SR (95%). Selama masa pemeliharaan, parameter kualitas air berada dalam kisaran optimal untuk mendukung pertumbuhan benih ikan tawes. Kata kunci: Lemna sp., terfermentasi, pakan alternatif, pertumbuhan, ikan tawes
Copyrights © 2026