Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Vol 14 No 2 (2026): JURNAL RUAYA: Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan

Evaluasi Kualitas Air Danau Liut Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat

Kurniadi, Bambang (Unknown)
Adijaya, Mardan (Unknown)
Lubis, Angghina Choirunnisa (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Jul 2026

Abstract

Danau Liut merupakan danau oxbow yang berperan penting secara ekologis dan sosial sebagai penyangga fungsi ekosistem perairan serta sumber perikanan bagi masyarakat sekitar. Namun, karakteristik hidrologi yang relatif tertutup, perubahan konektivitas dengan sungai, serta meningkatnya tekanan aktivitas manusia menjadikan danau ini rentan terhadap degradasi kualitas air. Penurunan ukuran dan hasil tangkapan ikan yang dilaporkan oleh nelayan setempat mengindikasikan adanya penurunan kualitas habitat perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air Danau Liut.. Penelitian ini dilaksanakan pada Agustus–September 2024 di Danau Liut, Kabupaten Sintang, dengan pengambilan sampel pada tiga stasiun, yaitu inlet danau, lubuk engkadan, dan ujung danau. Parameter kualitas air yang dianalisis meliputi kedalaman, kecerahan, suhu, total suspended solid (TSS), oksigen terlarut (DO), pH, BOD₅, nitrat (NO₃–N), amonia (NH₃–N), dan total fosfor..Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerahan perairan rendah dan relatif seragam, mengindikasikan terbatasnya penetrasi cahaya akibat tingginya kandungan bahan organik terlarut dan warna perairan kecoklatan. Suhu perairan relatif stabil dan masih memenuhi baku mutu, demikian pula konsentrasi TSS dan DO yang umumnya berada dalam ambang baku mutu perairan danau Kelas III. Namun, nilai pH yang bersifat asam serta konsentrasi BOD₅ yang melebihi baku mutu menunjukkan adanya tekanan terhadap kualitas perairan yang berpotensi memengaruhi biota akuatik. Konsentrasi nitrat dan amonia menunjukkan ketersediaan nutrien nitrogen pada tingkat sedang yang diduga berasal dari dekomposisi bahan organik alami. Konsentrasi total fosfor yang melebihi baku mutu pada beberapa stasiun mengindikasikan akumulasi fosfor, yang pada kondisi danau oxbow berpotensi dilepaskan kembali dari sedimen dan meningkatkan risiko eutrofikasi.  Kata kunci: Danau liut, kualitas air, Kalimantan Barat

Copyrights © 2026