Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji hubungan antara gaya belajar dan kemampuan penalaran matematis siswa kelas X-4 SMA Negeri 1 Tapa pada materi SPLTV. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan instrumen berupa angket dan tes. Data dianalisis dengan menggunakan metode korelasi Pearson Product Moment dan uji t untuk menentukan signifikansi hubungan antara variabel-variabel yang diteliti. Hasil dari analisis mengindikasikan bahwa lebih besar dibandingkan pada taraf signifikansi 5%. Dengan hasil ini, hipotesis nol yang menyatakan tidak adanya keterkaitan antara metode pembelajaran gaya belajar dan kemampuan penalaran matematika siswa ditolak, sementara hiptesis alternatif yang menyatakan adanya hubungan antara kedua variabel tersebut diterima.
Copyrights © 2026