Data World Health Organization (WHO) menunjukkan bahwa pada tahun 2023, 1,28 miliar orang dewasa berusia 30 hingga 79 tahun di seluruh dunia mengalami hipertensi, hipertensi merupakan peningkatan tekanan darah >140/>90 mmHg. Hipertensi terapi secara farmakologi membutuhkan pengobatan tunggal atau kombinasi jika terdapat komplikasi maka juga membutuhkan beberapa macam obat untuk terapinya. Risiko interaksi obat meningkat jika pasien mengonsumsi lebih dari dua jenis obat sekaligus. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat potensi terjadinya interaksi obat di Klinik X Kota Palembang. Metode penelitian secara retrospektif dengan tehnik pengumpalan purposive sampling dengan alat bantu resep dan rekam medik pasien. Hasil penelitian menunjukkan karateristik responden usia >56 tahun dengan jenis kelamin laki-laki terbanyak, terdapat interaksi obat antihipertensi yaitu sebanyak 37 potensi terjadinya interaksi obat terutama penggunaan amlodipine dengan obat obat lain. Kesimpulan terdapatnya interaksi obat pada pasien rawat jalan di Klinik X Kota Palembang. Interaksi minor sebesar 2.7%, moderat 94.65 dan mayor 2.7%.
Copyrights © 2026