Asam urat merupakan hasil akhir metabolisme purin yang secara normal terdapat dalam darah, namun peningkatan kadarnya dapat menyebabkan hiperurisemia dan berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan. Salah satu upaya nonfarmakologis untuk menurunkan kadar asam urat adalah melalui konsumsi teh hijau yang mengandung senyawa penghambat enzim xantin oksidase, sehingga diduga dapat mengurangi produksi asam urat dalam tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsumsi teh hijau terhadap penurunan kadar asam urat pada pasien di Puskesmas Batulappa. Penelitian menggunakan metode pre-eksperimental dengan rancangan one group pre-test post-test design. Populasi penelitian adalah seluruh pasien yang pernah melakukan pemeriksaan kadar asam urat di Puskesmas Batulappa sejak tahun 2025 sebanyak 28 orang. Sampel ditentukan dengan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 10 responden yang memenuhi kriteria penelitian. Intervensi dilakukan dengan memberikan teh hijau untuk dikonsumsi satu kali sehari selama tujuh hari berturut-turut. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah konsumsi teh hijau, sedangkan variabel terikat adalah kadar asam urat. Analisis data menggunakan uji Paired Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh responden mengalami penurunan kadar asam urat setelah intervensi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa konsumsi teh hijau berpengaruh signifikan terhadap penurunan kadar asam urat pada pasien di Puskesmas Batulappa
Copyrights © 2026