Religiusitas merupakan bagian penting dalam kehidupan mahasiswa dan dipengaruhi oleh berbagai faktor demografi. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan tingkat religiusitas ditinjau dari faktor demografi pada mahasiswa beragama Islam di Kota Makassar. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian komparatif, menganalisis perbedaan religiusitas berdasarkan jenis kelamin, suku, dan keikutsertaan dalam organisasi. Tingkat religiusitas ditetapkan sebagai variabel dependen, sedangkan faktor demografi sebagai variabel independen. Instrumen penelitian berupa skala religiusitas yang disusun peneliti berdasarkan lima dimensi Glock dan Stark, yaitu keyakinan, praktik ibadah, pengalaman keagamaan, pengetahuan agama, dan konsekuensi keagamaan. Analisis data dilakukan melalui analisis deskriptif, uji t dua sampel independen, dan One Way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa religiusitas mahasiswa tidak berbeda signifikan berdasarkan jenis kelamin (P=0,255 > 0,05), namun berbeda berdasarkan suku (P=0,017 < 0,05) dan keterlibatan organisasi (P=0,000 < 0,05). Penelitian ini menyarankan mahasiswa untuk konsisten meningkatkan religiusitas, institusi mendukung pengembangannya, dan peneliti selanjutnya mengkaji faktor lainnya.
Copyrights © 2026