Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat Toraja terhadap upacara Rambu Solo’. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif deskriptif. Responden yang berpartisipasi dalam penelitian ini terdiri dari 404 masyarakat Tana Toraja yang sedang atau pernah melaksanakan Rambu Solo’ dan mengetahui tentang Rambu Solo’ itu sendiri. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner Activity Perception Questionnaire yang telah dimodifikasi oleh peneliti dari skala asli yang dibuat oleh Deri & Leone (1994) yang juga memodifikasi skala asli milik Deci & Ryan (1991). Hasil penelitian menunjukkan jika persepsi masyarakat Toraja terhadap Rambu Solo’ terdiri dari kategori sangat tinggi sebanyak 8 (2,0%) responden, kategori tinggi sebanyak 132 (32,7%) responden, kategori sedang 155 (38,4%) responden, kategori rendah sebanyak 60 (14,9%) responden, dan kategori sangat rendah 49 (12,1%) responden.
Copyrights © 2026