Kondisi awal yang menjadi dasar kajian adalah terjadinya penurunan capaian target produksi hingga 18 persen di UD Sari Laut; hal ini diduga berkaitan erat dengan cara pengelolaan sumber daya manusia yang diterapkan. Kajian ini berfokus pada mengkaji posisi keterkaitan keterlibatan karyawan, sistem informasi manajemen sumber daya manusia, serta program pelatihan terhadap kinerja tenaga kerja di lingkungan usaha tersebut. Pendekatan yang diterapkan bersifat kuantitatif dengan sifat deskriptif dan berorientasi pada hubungan sebab-akibat. Keseluruhan tenaga kerja yang berjumlah 57 orang menjadi lingkup populasi, dengan pemilihan sampel dilakukan secara sengaja sesuai kriteria yang ditetapkan. Data dikumpulkan lewat penyebaran daftar pertanyaan dengan skala penilaian 1 sampai 10, kemudian diolah menggunakan perangkat lunak SPSS versi 25. Tahapan analisis meliputi pengecekan kelayakan alat ukur, pengujian syarat asumsi dasar, penerapan persamaan regresi berganda, serta verifikasi hipotesis yang diajukan. Dalam konfigurasi hubungan antarvariabel, keterlibatan karyawan memberikan arah pengaruh yang menguatkan dan memiliki tingkat kepercayaan statistik sebesar 0,010. Sistem informasi manajemen sumber daya manusia juga menunjukkan pola yang sama dengan tingkat signifikansi 0,000. Sebaliknya, unsur pelatihan berperan menurunkan kinerja secara terukur dengan nilai probabilitas 0,007. Ketiga unsur tersebut secara bersama-sama membentuk hubungan yang bermakna secara statistik, terlihat dari nilai statistik F sebesar 22,016 dan kontribusi pengaruh gabungan yang menjelaskan 55,5 persen dari perubahan yang terjadi pada kinerja karyawan.
Copyrights © 2026