Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kantin dan Laundry MILBoS Putra, Desa Tangkil, Kabupaten Bogor, dilaksanakan untuk mengatasi permasalahan operasional pada unit layanan penunjang pondok pesantren boarding school dengan 800 santri. Permasalahan yang diidentifikasi meliputi ketidakoptimalan pelayanan kantin pada jam ramai, ketidaksinkronan data administrasi, belum adanya Standar Operasional Prosedur (SOP) tertulis, keterbatasan sarana prasarana laundry, dan belum tersedianya media informasi terpusat. Kegiatan ini menggunakan metode partisipatif melalui tahapan observasi, perencanaan kolaboratif bersama mitra, pelaksanaan pendampingan, dan evaluasi hasil. Program yang dilaksanakan mencakup pendampingan pengelolaan data barang, penyusunan dan sosialisasi SOP, digitalisasi pencatatan laundry dengan tablet, pendistribusian kupon laundry, serta pengadaan sarana prasarana pendukung. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek administrasi, operasional, dan kenyamanan lingkungan kerja di kedua unit layanan. SOP berhasil menertibkan alur pelayanan, tablet operasional merapikan pendataan digital, dan pengadaan sarana prasarana meningkatkan kenyamanan kerja pegawai serta kualitas layanan. Disimpulkan bahwa pendampingan dan penyediaan sarana prasarana secara kolaboratif efektif meningkatkan efisiensi layanan kantin dan laundry, sekaligus menjadi sarana pembelajaran nyata bagi mahasiswa dalam mengaplikasikan ilmu manajemen dan pengabdian masyarakat.
Copyrights © 2026