Kesehatan finansial rumah tangga merupakan indikator penting kesejahteraan keluarga, namun praktiknya di Indonesia masih menghadapi tantangan besar. Penelitian ini bertujuan mengkaji secara komparatif bagaimana penerapan prinsip-prinsip akuntansi dasar—pemisahan aset-liabilitas, pencatatan arus kas, dan penganggaran—berkontribusi terhadap kesehatan finansial rumah tangga, menggunakan metode kajian literatur komparatif tanpa pengumpulan data primer. Hasil kajian menunjukkan adanya kesenjangan antara literasi keuangan dan praktik nyata pengelolaan keuangan rumah tangga, serta variasi penerapan prinsip akuntansi berdasarkan konteks sosial-ekonomi (perkotaan vs pedesaan, berpenghasilan tinggi vs rendah). Studi ini merekomendasikan pendekatan edukasi akuntansi rumah tangga yang lebih kontekstual dan aplikatif.
Copyrights © 2026