Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi terhadap kesiapan kerja dengan motivasi kerja sebagai variabel mediasi pada Generasi Z di Kota Pekanbaru. Fenomena meningkatnya pengangguran usia muda menunjukkan masih terdapat kesenjangan antara kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja. Kompetensi yang mencakup pengetahuan, keterampilan, dan sikap dipandang sebagai modal utama dalam meningkatkan kesiapan kerja, sedangkan motivasi kerja berperan sebagai faktor yang mendorong individu memanfaatkan kompetensinya secara optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode explanatory research. Populasi penelitian adalah Generasi Z Kota Pekanbaru yang sedang mempersiapkan diri memasuki dunia kerja. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dengan skala Likert lima poin. Teknik analisis data yang digunakan adalah Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (PLS-SEM). Variabel kompetensi diukur melalui indikator pengetahuan, keterampilan, dan sikap, sedangkan motivasi kerja diukur melalui dorongan, tujuan, dan cita-cita. Kesiapan kerja diukur melalui pengalaman, kematangan, kondisi mental dan emosional, kecerdasan, serta upaya pengembangan diri. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi terhadap pengembangan Human Capital Theory serta menjadi masukan bagi institusi pendidikan, pemerintah, dan dunia industri dalam meningkatkan kesiapan kerja Generasi Z. Kata Kunci: Kompetensi; Motivasi Kerja; Kesiapan Kerja; Generasi Z; Human Capital Theory.
Copyrights © 2026