Jurnal Pengabdian Masyarakat Kedokteran
Vol 5, No 2 (2026): May 2026

Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) sebagai Upaya Mengurangi Keluhan Psikosomatik pada Lansia di Panti Wreda

Iskim Luthfa (Fakultas Ilmu Keperawatan, Universitas Islam Sultan Agung, Semarang, Indonesia)
Nopi Nur Khasanah (Fakultas Ilmu Keperawatan, Universitas Islam Sultan Agung, Semarang, Indonesia)
Sri Wahyuni (Fakultas Ilmu Keperawatan, Universitas Islam Sultan Agung, Semarang, Indonesia)
Dwi Heppy Rochmawati (Fakultas Ilmu Keperawatan, Universitas Islam Sultan Agung, Semarang, Indonesia)
Erna Melastuti (Fakultas Ilmu Keperawatan, Universitas Islam Sultan Agung, Semarang, Indonesia)
Moch Aspihan (Fakultas Ilmu Keperawatan, Universitas Islam Sultan Agung, Semarang, Indonesia)



Article Info

Publish Date
31 May 2026

Abstract

Lansia yang tinggal di Panti Wreda merupakan kelompok rentan yang sering mengalami keluhan psikosomatik akibat tekanan emosional, kesepian, dan keterbatasan dukungan sosial serta spiritual. Keluhan tersebut meliputi gangguan tidur, nyeri tanpa sebab medis yang jelas, kelelahan, dan kecemasan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) sebagai upaya mengurangi keluhan psikosomatik pada lansia di Panti Wreda Pucang Gading Semarang. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan 20 lansia, melalui tahapan pengkajian, perencanaan, pelatihan, pendampingan, serta evaluasi. Intervensi SEFT dilaksanakan selama empat minggu dalam bentuk edukasi, latihan tapping, afirmasi spiritual, dan praktik mandiri dengan pendampingan caregiver. Hasil kegiatan menunjukkan adanya penurunan intensitas dan frekuensi keluhan psikosomatik, terutama gangguan tidur, nyeri otot, kelelahan, dan kecemasan. Lansia juga melaporkan perasaan lebih tenang, rileks, dan mampu mengelola emosi secara lebih adaptif. Kegiatan ini menunjukkan bahwa SEFT merupakan intervensi non-farmakologis yang sederhana, aman, dan efektif dalam meningkatkan kesejahteraan emosional dan spiritual lansia di Panti Wreda.Older adults living in nursing homes are a vulnerable population who frequently experience psychosomatic complaints resulting from emotional distress, loneliness, and limited social and spiritual support. These complaints commonly include sleep disturbances, pain without clear medical causes, fatigue, and anxiety. This community service activity aimed to implement the Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) as an effort to reduce psychosomatic complaints among older adults at Pucang Gading Nursing Home, Semarang. The program employed a Participatory Action Research (PAR) approach involving 20 older adults through stages of assessment, planning, training, mentoring, and evaluation. The SEFT intervention was conducted over four weeks and included education, tapping exercises, spiritual affirmations, and independent practice with caregiver assistance. The results demonstrated a reduction in the intensity and frequency of psychosomatic complaints, particularly sleep disturbances, muscle pain, fatigue, and anxiety. Participants also reported feeling calmer, more relaxed, and better able to manage their emotions adaptively. This activity indicates that SEFT is a simple, safe, and effective non-pharmacological intervention for enhancing the emotional and spiritual well-being of older adults in nursing homes.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

abdimasku

Publisher

Subject

Dentistry Health Professions Nursing Public Health Veterinary

Description

Jurnal ABDIMAS-KU: Jurnal Pengabdian Masyarakat Kedokteran is a peer-reviewed journal that includes the study of the development and application of science and technology aimed at publishing the results of community service activities in the field of: 1. Human resource development in medical and ...