Kayu manis merupakan salah satu komoditas rempah bernilai ekonomi tinggi dengan senyawa utama berupa sinamaldehida yang memiliki nilai fungsional dan komersial penting. Peningkatan kadar sinamaldehida dalam oleoresin diperlukan untuk meningkatkan kualitas dan nilai jual produk. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kadar sinamaldehida pada oleoresin kayu manis menggunakan metode ultrasonik serta menganalisis pengaruh suhu, ukuran partikel, dan waktu terhadap yield serta kinetika ekstraksi. Ekstraksi dilakukan menggunakan pelarut etanol 96% dengan variasi ukuran partikel (30, 60, dan 90 mesh), suhu (40°C, 50°C, dan 60°C), dan waktu ekstraksi (40, 60, dan 80 menit). Analisis kadar sinamaldehida dilakukan menggunakan GC-MS dan Spektrofotometri UV-Vis, sedangkan analisis kinetika menggunakan model Pseudo First Order dan Pseudo Second Order. Hasil menunjukkan kondisi optimum pada ukuran partikel 60 mesh, suhu 50°C, dan waktu 60 menit dengan yield 33,6% dan kadar sinamaldehida 89,90%. Model Pseudo Second Order memberikan kesesuaian terbaik dengan nilai regresi (R2) 0,999−1,000, serta energi aktivasi sebesar 8,864 kJ/mol. Kesimpulan dari penelitian ini adalah metode ekstraksi ultrasonik efektif meningkatkan efisiensi dan kadar sinamaldehida dalam oleoresin kayu manis pada kondisi optimum ukuran partikel 60 mesh, suhu 50°C, dan waktu ekstraksi 60 menit.
Copyrights © 2026